#20 Ailurophilia

Kreacher a.k.a Eci

Sejak kecil, entah saat kelas berapa rumahku tidak hanya dihuni oleh kami, tetapi juga oleh beberapa ekor kucing yang tetiba datang ke rumah. That's why aku sangat menyukai kucing. Istilah kerennya ailurophilia. Namun, kucing-kucingku selalu silih berganti. Bertambah dan berkurang. Bertambah 1, berkurang 2, bertambah 2, berkurang 1. Entah berkurang karena pergi dari rumah, diambil orang, dan mati.

Aku sangat suka kucing karena tingkahnya yang menyebalkan sekaligus menggemaskan. Menyebalkan karena hanya menghampiri saat dia lapar. Sekaligus menggemaskan saat dia merajuk dan terlelap ketika leher dan kepalanya diusap perlahan. Kebanyakan kucing yang kumiliki adalah kucing kampung yang sering datang ke rumah dan secara tidak langsung kami anggap kucing sendiri. Rumah kami juga sudah tiga kali menjadi tempat 'penitipan' kucing. Walau pada akhirnya kucing itu menjadi milik kami karena sang empunya juga telah mengikhlaskan kucing tersebut. Dari ketiga kucing titipan itu, dua di antaranya merupakan kucing ras. Bulunya sangat halus dan tingkahnya sangat menggemaskan. Sejak adanya kucing ras itu, kami mulai membeli makanan dan sampo khusus kucing. Dan pada akhirnya bukan hanya kucing rasku yang mengonsumsinya, tetapi juga kucing non rasku yang lain.

Saking sukanya dengan binatang mamalia itu, saat SMA dulu, aku dan dua temanku pernah merawat seekor kucing yang sering berkeliaran di lingkungan sekolah. Setiap istirahat kami membawakan satu plastik susu putih lalu kami tuangkan ke bekas gelas air mineral yang kami siapkan. Namun, beberapa hari setelahnya, entah kenapa kucing itu menghilang dan keesokan harinya tidak juga kembali.

Sekarang di rumah sudah tidak boleh memelihara kucing lagi. Sepertinya Ibu agak trauma karena kucing yang bertahun-tahun dirawat justru ada orang yang begitu mudah mengambilnya.

Dan berikut kucing-kucing yang pernah meramaikan kehidupanku di rumah:

Ini namanya Narji :3

Ini namanya Neno :3 kucing ras pertama yang kupunya

Ini ibunya Unyil sama Narji
Ini Unyil

Ini Eci sama 3 anaknya. Satu anaknya tidak ikut difoto

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

8 comments:

  1. Kucing2 emang lucu bgt. Gemessss. Tapi di rumahku juga gak boleh miara kucing, gegara bulunya yg pada rontok dan suka BAB sembarangan. Hihi πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. banget :3 iya, haha. Kalau itu emang ngeselin, hehe. Harus rajin ngebersihin

      Delete
  2. Hai.. aku juga suka banget sama kucing. dari kecil biasa berdekatan dengan kucing liar yang numpang tidur, makan, beranak pianak di rumah yang kebetulan deket sama pasar, tapi nggak pernah bener-bener punya kucing sampai setahun silam aku adopt kucing ras dewasa karena takut nggak bisa jaga kitten, dia benar-benar tanggung jawabku, dari makan, grooming, vaksin sampai bersihin poop atau peep kalau dia lagi bandel :( biasanya dia poop dan peep di liter boxnya. Aku sampai bikini akun IG buat dia yaitu @milo.meoow
    anyway salam kenal ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, asik ada yang suka kucing juga :333 itu akunnya belum ada fotonya ya?
      Salam kenal juga Leni. Salam buat kucingnya :3

      Delete
  3. aku suka sebelsama kucing karena banyak kucing liar di peruamhanku yang suka bikin bising dan malam sering berkelahi di atap bikin genteng melorot belum kalau masuk rumah nyolong makanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, iya kalau udah gitu emang sering ngeselin tapi gemesin juga :3

      Delete
  4. Aku teemasuk orang yg tidak suka kucing. Soalnya dia buang kotoran itu lo sembarangan pas di rumah. Kan kezel..

    Belum tau caranya gimana ngelatihnya biar buang kotoran di wc.

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus diajarin, haha. Dulu kucingku yang namanya Eci pertama kali dateng ke rumah langsung ke kamar mandi :v

      Delete