Sebuah Usaha untuk Mencintai Buku



Hari ke #173

Hampir setahun ini adikku, sedang berusaha membiasakan diri untuk membaca dan mencintai buku. Caranya dengan mengumpulkan satu per satu buku untuk ditaruh di rak buatannya. Meski di awal--bahkan hingga sekarang terkadang--memintaku membawa pulang buku (fiksi) yang kupunya, tetapi sebagian besar koleksinya tetap berasal darinya. Contohnya novel Pukat ini, salah satu serial anak mamak. Alasan adikku membeli novel Pukat dibanding
 tiga saudaranya yang lain karena memiliki kesamaan--sama-sama anak nomor dua.


Bagi orang-orang seperti adikku yang sedang membiasakan membaca dan mencintai buku, membeli dan mempunyai buku adalah sesuatu yang perlu diapresiasi. Seperti halnya perlu mengapresiasi usaha seseorang dalam melakukan sesuatu yang tadinya menjadi kelemahannya. Aku jadi kembali teringat perkataan bos di @perpustakaanbaitulhikmah , bahwa untuk membuat seseorang gemar membaca, mulailah dengan bacaan yang dia suka. Tidak heran sebenarnya jika adikku paling banyak mengoleksi buku-bukunya Fiersa Besari. Karena mereka sama-sama menyukai musik dan petualangan. Apalagi di novel Konspirasi Alam Semesta, Fiersa memberikan bonus album di dalamnya.
Jadi, tidak pernah ada kata terlambat untuk gemar membaca dan mencintai buku. Mulailah membaca dari topik yang disuka. Entah komik, fiksi, psikologi, musik, sepakbola, dan sebagainya.

No comments:

Powered by Blogger.