Belasan Hari Menuju Bulan Ramadhan




Hari ke #124
Tinggal belasan hari lagi menuju bulan Ramadhan. Bulan yang suci, bulan yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan. Namun, apa yang telah dipersiapkan untuk berjumpa kembali dengannya? Sebuah pertanyaan yang tiba-tiba terpikir kembali ketika kelas bahasa Arab Rabu kemarin. Secara kebetulan materi hari itu membahas tentang شحر رمضا ن (syahru Ramadhan atau bulan Ramadhan). Dalam materi tersebut, ada sebuah cerita tentang seseorang yang salah mengira awal bulan Ramadhan itu jatuh di hari Senin. Namun, setelah dia tanya kepada ayahnya, ternyata bulan Ramadhan jatuh pada hari Selasa. Dari kejadian itu, dia mendapat sebuah pelajaran bahwa dibanding mendebatkan kapan hari pertama Ramadhan tiba, lebih baik mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangannya. Seperti mencari ilmu tentang fikih puasa. Dan ketika Ramadhan tiba, harus memperbanyak amal kebaikan. Seperti menambah lembaran Alquran saat tilawah dan membaca artinya, menambah intensitas untuk menulis hal-hal baik, membaca buku-buku yang bermanfaat.

Mengutip dari perkataan Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin tadi, bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang intensif untuk beribadah, banyak membaca Alquran, serta momentum kebaikan. Dengan demikian, seharusnya ada peningkatan kualitas dan kuantitas dalam diri dan amal kebaikan yang kita lakukan di bulan Ramadhan. Dari segi kualitas, kita harus lebih perhatian akan ibadah yang kita lakukan, serta lebih tuma'ninah, khusyuk, dan tenang ketika beribadah. Sementara dari segi kuantitas dilihat dari ibadah-ibadah yang tidak ada batasan ukurannya. Seperti bisa dengan lebih memperbanyak lembaran Alquran yang kita baca, lebih banyak menambah rakaat saat salat sunah.

Dari situ, sebenarnya membuat kita kembali menyadari bahwa bulan Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, dahaga, dan nafsu. Namun, bulan untuk memperbanyak ibadah, memperbanyak amal kebaikan yang akan kita lakukan. Sehingga di bulan Ramadhan nanti, bukan hanya lapar dan haus yang kita dapatkan, tetapi juga pahala serta keberkahan dari amal kebaikan yang kita lakukan.

Share this:

0 comments:

Post a Comment