Suatu Pagi di Benteng Vredeburg



Hari ke #102

Pagi kemarin Creative Science yang diadakan @rumahbacayogya memasuki hari terakhir. Rencananya, kami--para peserta beserta orang-orang kantor--akan mengunjungi Benteng Vredeburg.

Benteng Vredeburg pagi kemarin terasa begitu riuh. Para peserta Creative Science @rumahbacayogya berteriak riang setibanya di Benteng Vredeburg. Sebab kemarin mereka akan melakukan outing class.

Sebelum melakukan petualangan dari satu diorama ke diorama lain, mereka dibagi ke dalam kelompok. Dan empat peserta perempuan berada di kelompok yang kupandu.

"Nanti kita foto-foto ya," ujarku kepada empat peserta Creative Science @rumahbacayogya . Berharap mereka akan menyambut hangat ajakanku.

"Nggak mau, aku nggak suka difoto," seru Syifa sembari menatapku dengan wajah menggemaskannya.

"Iya, aku juga gak mau. Masak apa-apa difoto. Nglakuin ini, difoto. Ngkaluin itu, selfie," timpal Kiya, anak lainnya. Dua anak lainnya ikut menimpali dengan jawaban serupa. Aku mengangguk, kalah.

Pagi kemarin Benteng Vredeburg masih sepi. Kami bisa leluasa mengelilingi satu per satu diorama yang ada. Bahkan mereka memanfaatkan situasi dengan berlarian dan berteriak di dalam diorama. Tingkah polah mereka memang begitu menggemaskan sekaligus mengesalkan. Begitu aktif dan riang. "Enak ya jadi anak-anak, nggak malu kalau mau lari-larian di dalam diorama, batinku.

Usai berkeliling kami duduk sebentar di depan salah satu patung.

"Ayo, foto!" seruku sembari mengangkat ponsel dan mengatur fokus kamera. Tiba-tiba mereka berdiri dan memasang gaya. Aku tertawa, dalam hati membatin, "lah, gene mau difoto."

Setelahnya kami beranjak menuju diorama lainnya. Mereka berlarian sambil menyeretku untuk ikut berlari.

Share this:

0 comments:

Post a Comment