Kembali Belajar Tentang Kesabaran dan Kepasrahan




Hari ke #111

Jumat kemarin untuk ke sekian kalinya tidak ada satu pun bus trans yang lewat di portabel, tempatku menunggu. Padahal hari itu masih pagi sekali. Pun belum banyak penumpang yang menunggu. Berbelas menit ku menunggu belum juga ada satu yang berhenti. Padahal beberapa yang melewatiku masih sepi oleh penumpang.

Waktu semakin beranjak menuju angka 6. Rasa tidak sabaran mulai menjalariku. Takut sekali jika terlambat datang. Sebab jam 6 aku akan mengikuti ujian kelas bahasa Arab. Di tengah ketidaksabaran dan kegelisahanku, hampir hampir akan memesan ojek daring, tiba-tiba ada bus trans yang berhenti. Jalur 3A, yang notabene memiliki jalur yang lebih jauh untuk sampai ke Masjid Mardliyyah UGM. Pun, sang kondektur sudah memperingatkanku untuk naik jalur 2A yang lebih cepat sampai. Aku menggeleng dan memutuskan untuk masuk ke dalam bus. Ya kutahu risikonya, pasti akan membuatku telat sampai di sana. Pun sepanjang jalan aku merasa was-was karena takut terlambat. Namun, aku berdoa agar bus yang kunaiki bisa sampai tepat waktu. Dan sepertinya Allah langsung menjawab doaku. Di grup kelas tiba-tiba sang ustadz mengumumkan bahwa ujian akan diadakan pukul 06.30. Aku menghela napas, lega sekali. Apalagi ketika baru sampai di halte bandara, jam sudah menunjukkan pukul 06.02.

Pikirku, mungkin ini buah dari kesabaranku menunggu bus trans dan kepasrahanku menaiki bus trans dengan jalur yang lebih lama. Aku jadi semakin percaya bahwa kesabaran itu bukan semata kita menyerah kepada keadaan. Namun, bersabar itulah sebuah usaha ketika memasrahkan sesuatu kepada Allah, kepada kehendak-Nya. Pun Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita jika kita bersabar dan memasrahkan sesuatu kepada-Nya.

Dan aku teringat penggalan Surat Ali Imran ayat 200, 

"يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُون

َ(Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.)

Share this:

0 comments:

Post a Comment