Sebuah Notula: Sayyidul Istighfar, Istighfar yang Utama



Hari ke #119

Materi halaqah pekanan kemarin serasa sedang mengingatkanku untuk beristighfar dan memperbanyaknya. Bukan sekadar untuk memohon ampunan-Nya, tetapi juga memohon penguatan dari-Nya. Bahkan Rasulullah SAW, manusia yang dijamin Allah masuk surga pun, dalam sehari dapat beristighfar 70-100 kali. Bagaimana dengan diri ini?

Selain lafaz "astaghfirullah", ternyata ada istighfar yang memiliki keutamaan untuk dilafazkan, yaitu sayyidul istighfar atau penghulunya istighfar. Dalam hadits Imam Bukhari pun disebutkan kalau sayyidul istighfar merupakan istighfar yang utama, istighfar yang terbaik.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya:
“Ya Allah Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang patut disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu dan di atas ikatan janji-Mu yang aku jalankan semampuku, aku berlindung kepada-Mu dari segala perbuatan jelek yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”
Dari bacaan sayyidul istighfar tersebut terdapat pesan yang ingin Allah sampaikan. Pertama, pengakuan hamba terhadap tauhid rububiyahnya. Kedua pengakuan pencipta dengan hamba itu jaraknya jauh sehingga manusia itu tidak ada apa-apanya tanpa Allah. Ketiga, Allah ingin mengingatkan kita akan perjanjian yang kita dan Allah buat ketika ruh kita akan dimasukkan ke dalam kandungan. Keempat, membaca sayyidul istighfar dapat menjadi pelindung dari perbuatan buruk. Sebab, pada dasarnya fitrah manusia itu mencari perlindungan (Allah). Kelima, dalam sayyidul istighfar itu kita mengakui dosa-dosa yang kita lakukan. Dan yang terakhir, menyadari bahwa tidak ada yang dapat mengampuni dosa kita selain Allah.
Jadi, perbanyaklah istighfar, terutama sayyidul istighfar tersebut. Namun, bukan hanya mulut kita yang mengucap, tetapi juga hati kita mengucap istighfar.

Share this:

0 comments:

Post a Comment