Menyempatkan Waktu




Hari ke #74


Alih-alih mensyukuri hal-hal yang telah dilakukan, terkadang kita lebih suka mengeluhkan hal-hal yang tidak bisa dilakukan. Mengeluhkan berbagai kesempatan yang tidak dapat kita ambil. Keluhan-keluhan yang pada akhirnya berujung pada penyesalan dan kesia-siaan.



Padahal kalau dipikir-pikir, terkadang hal-hal yang tidak kita lakukan, kesempatan-kesempatan yang terlewatkan, itu karena kita tidak mau menyempatkannya. Kita mengeluh karena jarang membaca, padahal mungkin kita sama sekali tidak menyempatkan waktu untuk sekadar membaca satu halaman buku. Kita mengeluhkan tugas-tugas kita yang masih menggunung, padahal mungkin karena kita tidak menyempatkan waktu untuk menyelesaikannya dari jauh-jauh hari.



Kita sering mengambinghitamkan waktu karena tidak menulis. Padahal mungkin kita sendiri yang tidak mau menyempatkan menulis sekadar satu paragraf di tengah kesibukan kita. Kita sering mengeluh lapar karena seharian tidak makan. Padahal mungkin kita yang tidak menyempatkan waktu sekadar beberapa menit untuk menyantap makanan. Pun kita sering merasa iri atas pencapaian orang lain sembari berujar, "kok aku tidak bisa seperti dia ya?" Padahal mungkin saja karena kita yang tidak mau menyempatkan waktu untuk mengambil kesempatan seperti yang dilakukan oleh orang lain.



Seringkali kita hanya mengeluh dan menyesal atas segala hal yang tidak kita lakukan. Atas banyak kesempatan yang kita lewatkan. Padahal jika kita mau menyempatkan waktu untuk melakukan segala hal yang kita inginkan, untuk mengambil kesempatan yang kita inginkan, tidak akan lagi ada keluhan dan penyesalan yang terucap.

Share this:

0 comments:

Post a Comment