Cara Mendapat Ide Menulis Versiku



Hari ke #76

Ada beberapa yang bertanya kepadaku bagaimana aku mendapat ide menulis. Terlebih ketika melihatku spam tulisan dan tautan blogku ke Instagram atau WhatsApp story. Padahal kalau diamati, ada satu hari aku tidak menulis atau mempos tulisan. Alasan terseringnya karena sinyal di tempatku tinggal tidak stabil. Apalagi kalau malam hari, sampai-sampai membuatku ketiduran saking lelahnya menunggu. Ditambah lagi terkadang saat itu sama sekali tidak ada yang muncul. Kalau sudah begitu, yang biasanya sering kulakukan adalah tidur. Atau kalau masih terjaga biasanya aku bermain Spider Solitaire atau membaca buku. Sebab, biasanya ide itu tidak terduga datangnya. Bisa ketika dini hari atau pagi hari, pun biasanya muncul ketika tidak sedang di depan laptop.

Kembali lagi terkait "bagaimana aku mendapat ide menulis?" Sebenarnya jawabannya klasik dan sering didengar atau dibaca juga. Pertama, membaca buku. Sebagai seorang yang suka menulis dan berkeinginan menjadi penulis, membaca buku merupakan hal yang penting. Selain untuk menambah kosa kata dan belajar cara menyusun kata, membaca buku juga menjadikan kita lebih kritis. Kalau kata Fiersa Besari, semakin banyak membaca buku, maka semakin banyak yang ingin kita tuangkan.

Kedua, mengambil ibroh atau pelajaran dari setiap peristiwa yang kita alami. Setiap hari pastinya kita mengalami peristiwa yang berbeda-beda. Baik yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Namun, dari peristiwa menyenangkan atau tidak menyenangkan tersebut tentu kita dapat mengambil pelajaran yang dapat kita bagikan ke orang lain. Kalau kata Bang Adriano Rusfi kepada taruna-taruni LMD 188, "temukan hikmah dari setiap peristiwa, temukan AHA kalian".

Ketiga, berinteraksi dengan orang lain. Sebagai orang yang tidak luwes untuk berinteraksi dengan orang lain, kusadari bahwa berinteraksi dengan orang lain merupakan hal yang penting. Sebab hal ini membuatku kita tahu bagaimana pandangan orang lain terhadap sesuatu hal. Pandangan yang menurut kita, mungkin bagi orang lain kurang. Pun kita dapat mengambil pelajaran dari setiap interaksi dengan orang lain. Selain itu, bagi orang yang gemar menulis fiksi, berinteraksi dengan orang lain dapat memudahkan dalam membuat dialog atau membuat karakter tokoh cerita kita. Kalau kata seorang teman, "banyakin ngobrol sama orang, biar bisa ngebedain gimana cowok kalau ngomong? gimana cewek kalau ngomong?"

Dan ya, itulah tiga cara mendapat ide versiku selama menulis jurnal 365 dan menulis lainnya. Jangan lupa untuk langsung mencatat ide yang muncul tersebut ke buku catatan atau ponsel. Sebab, ketika tidak langsung mencatatnya, ide itu bisa hilang ketika nantinya kita sedang di depan laptop. Aku sering mengalaminya, tetapi sedang berusaha untuk langsung mencatat ketika ide bermunculan. 

Share this:

0 comments:

Post a Comment