#7 10 Lagu yang Kusuka


Seperti salah satu tagline radio yang kebetulan berada di wilayah kampusku, terkadang ada beberapa lagu yang membuatku berkesan, menjadi soundtrack of your life. Dan 10 lagu yang membuatku berkesan yaitu:
1. Dengan Menyebut Nama Allah-Gigi
Ini adalah salah satu lagu religinya Gigi yang menurutku liriknya dalam karena mengingatkanku bahwa kematian itu pasti akan terjadi dan entah kapan itu datang, kita tidak ada yang tahu. Semua atas kehendak-Nya. Serahkanlah hidup dan matimu, serahkan pada Allah semata. 
Namun, terkadang aku sering berpikir apakah penyanyi yang menyanyikan lagu religi sungguhan memaknai lirik lagu tersebut dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari mereka?
2. Kita Selamanya-Bondan and Fade 2 Black
Lagu ini pernah aku dan teman-teman SMA-ku nyanyikan bersama. Beberapa saat menjelang kami take photo untuk yearbook yang mengambil tema 24 Jam. Saat itu, menyanyikan lagu itu membuatku sedih karena ternyata begitu cepat berpisah dengan mereka. Dan kami akan berkuliah di tempat yang berbeda pula. Sampai saat ini, mendengar lagu itu tetap membuatku sedih, teringat masa-masa SMA-ku. Tenanglah sahabat, kita untuk selamanya. 
3. Pulang-Float 
Lirik dan musik lagu ini begitu meneduhkan. Setiap lagu mempunyai interpretasi sendiri antara sang pencipta lagu dan si pendengar. Dan aku memaknai lagu ini terkadang menjadi obat jika aku tidak dapat pulang. Membuatku rindu akan rumah. Bawa aku pulang rindu, segera. 
4. Kirameki-Wacci (Ost. Shigatsu wa Kimi no Uso)
Lagu ini adalah ending song anime SWKNU, ada dua versi, full dan tidak full. Dan versi full lagu ini diputar di episode terakhir anime ini. Musik, lirik, dan penjiwaan sang penyanyi membuat lagu ini semakin mendung dan sesak. Terlebih, saat lagu ini diputar, mengiringi adegan flashback antara Arima Kousei dan Miyazono Kaori. Membuat ending anime ini terasa menyesakkan, menyedihkan, sekaligus menyebalkan.  
“Meski hanya sedikit, apa kau akan mengingatku?”
“Jika aku melupakanmu, kau pasti akan kembali untuk memburuku.”
“Jangan menekan tombol reset-nya, ya!”
“Takkan pernah.”
“Jangan melupakanku, ya?”
“Iya.”
Kiiteitai koe wa  kimi no mono datta yo 
Mimi wo tsutai karadajuu wo tsutsumu you na  sono koe datta 
Deai kara subete ga  kakegae no nai hibi 
Itsumademo kono mune ni aru yo  arigatou

(All I want to hear is your voice, 
And have it resonate undulatingly throughout me once more 
And the times we spent together, are all irreplaceable in my heart 
I'll treasure these memories you gave me, so thank you, and good bye)

5. Ruang Sendiri-Tulus
Musik dan lirik lagu ini keren. Setiap orang--sekalipun memiliki pasangan atau teman--pasti butuh waktu untuk sendirian, me-time. Lagu ini pun mengingatkanku pada seseorang yang mengatakan, “...aku lagi ingin sendirian. Kita nggak harus selalu pergi ke mana-mana bareng kan?” Dan selang beberapa hari dia mendapatkan ruang sendirinya. Bukan begitu Tuan Kesepian?
6. Only Hope-Mandy Moore (Ost. A Walk to Remember)
Sepertinya interpretasiku terhadap lagu ini berbeda dengan makna lagu ini sendiri. YOU are my only hope, kuinterpretasikan bahwa hanya Allah yang menjadi harapanku, tempatku untuk bergantung. 
7. Sepatu-Tulus
Lirik lagu ini begitu menyedihkan. Kita, adalah sepasang sepatu, selalu bersama tak bisa bersatu. Kita sadar ingin bersama, tapi tak bisa apa-apa. Dan ya memang orang yang sering bersama kita, orang yang dekat kita, tidak lantas membuat aku dan dia menjadi kita. Membuat kita bersama. Terkadang memang ada orang yang datang hanya untuk sekedar mampir, memberi pelajaran. Bukan untuk tinggal selamanya. 
8. Reflection-Christina Aguilera (Ost. Mulan)
Ini adalah soundtrack film Disney yang paling kusuka. Dari filmnya pun digambarkan bahwa Mulan begitu dikekang oleh orangtuanya hingga dia pun memutuskan untuk kabur. Dan selalu menuruti keinginan orangtuanya, membuat Mulan tidak tahu siapa dirinya sendiri. When will my reflection shows, who I am inside?
9. Rahasia Hati-Nidji (Ost. 5cm)
Walaupun ini soundtrack film yang pernah kutonton, tapi aku kurang familiar dengan lagu ini. Baru familiar dan suka saat KKN kemarin temanku sering memainkan lagu ini dan kami pun ikut menyanyikan lagu ini. Dan mendengar lagu ini entah mengapa membuatku rinduku akan Ranukumbolo, Semeru. Walau lirik lagu ini begitu galau. 
I wanna love you like the hurricane 
I wanna love you like a mountain rain
So wild so pure
So strong and crazy for you
Andai matamu melihat aku
Terungkap semua isi hatiku 
10. Hanya Satu-Mocca (Ost. Surat untuk Rena)
Ini lagu yang menurutku tidak egois, karena lagu ini tidak hanya tentang ibu, tetapi juga tentang ayah. Setiap mendengarkan lagu ini di kamar kos, entah mengapa air mataku seringkali jatuh. Liriknya membuatku rindu akan sosok ayah dan ibuku. 
Hanya satu pintaku
Tuk memandang langit biru
Di pangkuan ayah dan ibu

Apabila ini
Hanya sebuah mimpi
Ku selalu berharap
Dan tak pernah terbangun 

Share this:

0 comments:

Post a Comment