#16 Merindukan Kalian



Membicarakan rindu, ada banyak hal, banyak orang, banyak tempat yang kurindukan. Dan rindu tidak selamanya dapat diwujudkan atau dilepaskan dalam sebuah pertemuan. Tidak semua rindu harus dibayar tuntas. Cukup kita simpan dalam hati. Walau terkadang tersiksa oleh rindu itu sendiri. 

Selain rumah dalam arti sesungguhnya, aku pernah memiliki rumah yang membuatku merasa nyaman untuk berada di situ. Walau aku jarang berinteraksi dengan penghuni rumah itu. Ada sesuatu yang membuatku begitu nyaman berada di situ, yaitu berinteraksi bersama dengan gamelan, memainkan lancaran atau ladrang secara bersama dengan instrumen masing-masing. 

Saat aku memutuskan untuk perlahan pergi, sebelah hatiku terasa berat untuk meninggalkannya, dan sebelah hatiku yang lain tetap kukuh untuk bertahan di rumah itu. Namun, semakin hari, perasaanku semakin kuat untuk pergi dari rumah. Dan berbulan-bulan lamanya aku tidak pernah kembali lagi ke rumah. Rasa rindu itu pun muncul. Setiap kali ke Gelanggang, menatap ujung lorong, mendengar alunan gamelan, seluruh kenangan itu muncul satu per satu. 

Begitu banyak kenangan yang terjadi di rumah tersebut. Terlebih aku bergabung dalam rumah itu sejak semester 1, tahun pertama menjadi mahasiswa baru. Aku begitu merindukan latihan bersama kalian di hari Selasa dan Kamis dan hari lainnya ketika mendekati hari pementasan. Aku begitu merindukan saat-saat bersama kalian saat menjadi crew pementasan Ramayana. Aku merindukan kebersamaan bersama kalian di Merbabu, gunung pertama yang kudaki. Sepulangnya dari Merbabu, kami tidak langsung pulang, tetapi justru ke Ruang Kesenian. Bermain gamelan hingga larut malam. Seakan kami lupa kalau kami baru saja dari Merbabu. 

Hingga sekarang alunan musik gamelan, Gelanggang, dan Ruang Kesenian masih membuatku rindu akan masa-masa itu. Masa yang sulit membuatku kembali, pulang ke rumah. Walau aku begitu merindukannya. 

SemangArt untuk kalian yang masih bertahan di sana. Kalian luar biasa. Sukses selalu buat kalian dan rumah kita. See you on top!







Share this:

0 comments:

Post a Comment