Rezeki Pagi Hari



Hari ke #243

Di suatu Senin pagi, di tengah kemacetan yang melanda sepanjang jalan yang kami lewati, aku terkantuk. Sempat terlelap beberapa saat, bahkan. Dan tiba-tiba terbangun ketika menyadari Mas memperhatikanku dari kaca spion. Tersenyum menyeringai kala melihatku cengar-cengir akibat ketahuan tertidur. Setelahnya, Mas mulai menceritakan satu kisah tentang Nabi Muhammad SAW dengan Fatimah--putrinya.

Suatu hari, selepas Subuh Fatimah tertidur. Mendapati sang anak tertidur, Nabi Muhammad SAW mencoba membangunkannya. Setelah terbangun, Nabi Muhammad SAW menyampaikan suatu nasihat kepada Fatimah. Beliau meminta Fatimah untuk melihat Allah sedang membagi rezeki di pagi hari kepada orang-orang yang mau mencarinya. ”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai kerana Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya, antara terbit fajar dengan terbit matahari.”
.
Tidak heran jika ada larangan tidak boleh tidur selepas Subuh. Bukan hanya memang tidak baik untuk kesehatan, tetapi juga karena pagi hari adalah awal untuk memulai aktivitas. Pun waktu ketika Allah memberikan keberkahan dan rezeki yang melimpah kepada hamba-Nya. Pun, agaknya, ungkapan "rezeki dipatok ayam" kalau kita bangun telat memang benar juga. Bisa-bisa rezeki kita akan akan sungguhan dipatuk ayam jika kita tidak bangun pagi atau tertidur saat pagi hari atau hanya bermalas-malasan, tidak melakukan hal bermanfaat saat pagi hari.

No comments:

Powered by Blogger.