Mengingat dan Mensyukuri Nikmat


Hari ke #13

Kala itu aku sedang rutin-rutinnya kontrol ke dokter dan mengeluhkan "kenapa begini, kenapa begitu"--bahkan terkadang hingga sekarang. Kala itu aku sedang mengerjakan artikel magang di Pijar Psikologi. Menemukan kutipan dari Demi Lovato tersebut serasa mendapat tamparan keras.

Bahwa aku tidak boleh terus menerus mengeluhkan banyak hal yang menimpa. Bahwa aku harus lebih banyak bersyukur untuk setiap detik waktu dan rezeki yang diberikan oleh-Nya. Bahwa aku harus tetap menjaga kesehatan, dengan tidak menyantap makanan dan minuman yang menjadi pantangan. Meski menuruti "pantangan" hal yang tersulit. Selalu ada godaan untuk tidak menurutinya. Terkadang aku tidak menurut, terkadang aku menurut--terlebih ketika ada keluhan yang muncul. Sampai-sampai terkadang merepotkan banyak orang akan pantangan makanan dan minuman yang kumiliki.

Hingga detik ini, setiap muncul pikiran dan perasaan untuk mengeluh, aku selalu teringat kutipan tersebut. "Bersyukur Yas, bersyukur. Jangan mengeluh terus." Memang benar apa yang dikatakan dalam sebuah hadits bahwa nikmat yang sering terlupakan oleh manusia adalah nikmat sehat dan nikmat waktu. Sebab kebanyakan orang--termasuk diriku juga--baru menyadari nikmat tersebut kala sakit atau kala ingin memutarbalikkan waktu.

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. MasyaAllah.. emang bener sih ini, bersyukur bisa jauuuh banget menenangkan dan meredakan segala yang ngga enak di diri dan tubuh.

    jadinya membiasakan setiap bangun tidur dan akan tidur pasti bersyukur, menikmati setiap hal yang ALLAH kasih tanpa kita sadari, sehat, waktu, nikmat bersama orang-orang baik, nikmat diberi pekerjaan, kesempatan untuk begini dan begitu. alhamdulillah..

    nice post anyway :")
    mengingatkan untuk terus mengingatNYA.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih untuk komentarnya untuk saling mengingatkan :)

      Delete