Hoax: Mempertanyakan Kebenaran



Hari ke #24


"Hoax gak nih?"

Atau

"Itu beritanya bener gak?"

Mungkin adalah dua pertanyaan yang sering diajukan ketika seseorang membagi informasi atau berita ke sebuah grup. Tersingkap adanya ketakutan sendiri bagi si penerima informasi atau berita tersebut. Sebenarnya tidak mengherankan jika banyak orang yang bertanya seperti itu. Sebab di zaman yang "mengharuskan" adanya informasi secara cepat, terkadang justru membuat informasi itu kehilangan nilai kebenarannya. Seolah tengah diburu oleh waktu yang siap memangsanya.

Misalnya ketika terjadi bencana di suatu daerah, banyak orang yang memerlukan informasi tentang kondisi daerah tersebut dan penyebab terjadinya bencana di sana. Hal itu terkadang serasa menjadi "kompetisi" bagi kebanyakan orang untuk membagikan informasi. Sayangnya, tidak semua informasi yang tersebar di media sosial atau aplikasi messenger itu benar adanya. Dan lebih disayangkan lagi, ketika kondisi sedang hangat-hangatnya seperti itu, bisa jadi justru kita yang seperti. Menjadi penyebar informasi yang kebenarannya belum dipastikan hanya dalam satu kali "klik".

Hal yang dapat kita lakukan yaitu mencari tahu kebenaran suatu informasi yang didapat. Apakah itu hoaks atau tidak, sehingga kita tidak asal sebar informasi ke orang lain. Seperti di suatu grup kemarin siang usai gempa yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya. Seorang anggota membagi beberapa video, foto, dan berita sekaligus bertanya kepada anggota grup tentang kebenaran informasi yang didapat. Beberapa anggota lain mengingatkan untuk berhati-hati terhadap informasi yang masih simpang siur, dan harus bertabayun terlebih dahulu. Dan ya, memang seharusnya demikian. Harus memastikan kebenaran suatu informasi sebelum membaginya ke orang lain. Jangan asal share.

Share this:

0 comments:

Post a Comment