Takdir dan Berbagai Pertanyaan (3): Nyanyian Harapan




Hidup terkadang sulit diterka
Akan ke mana membawa kita
Bila saja segala rencana
Berjalan apa adanya

Kita tidak pernah tahu ke mana takdir hidup akan membawa kita. Kita tidak pernah tahu kita akan menempuh pendidikan di sekolah atau perguruan tinggi mana. Kita tidak pernah tahu di mana nantinya kita akan bekerja. Di perusahaan kah, kantor pemerintahan kah, lembaga pendidikan kah, atau membuka usaha sendiri. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan sakit, kapan kematian akan menghampiri. Pun kita tidak pernah tahu siapa yang nantinya menjadi teman hidup kita. Terkadang kita hanya dapat merencanakan, dari A-Z. Hanya dapat mengusahakan rencana-rencana yang kita susun sedemikian rapi dapat terwujud. Namun, pada akhirnya nanti hanya Allah lah yang tahu takdir hidup kita. 



Walau tak mudah untuk bertahan
Ku menolak kalah oleh keadaan
Meski tiada yang jamin ku di sini
Esok masih melihat mentari
Harapan takkan mati
Ku tak sendiri

Terkadang, saat kita tahu rencana-rencana yang kita susun sedemikian rupa tidak berjalan dengan baik. Tidak berjalan sesuai dengan yang kita inginkan. Pun saat kita gagal, saat kita didiagnosa berbagai macam penyakit yang memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh, seringkali harapan dan semangat kita perlahan mulai meredup. Bahkan seolah-olah sudah tidak ada lagi harapan tersebut. Seakan kita kalah oleh keadaan yang tercipta oleh pikiran negatif kita sendiri. Seakan kita begitu rapuh untuk sekadar bertahan.

Percaya dalam gelap

Sinar kan menyala
Harapan kan ada
Berhentilah berputus asa
Ku pasti bisa 

Percaya dalam gelap

Harapan kan datang
Membawakan terang
Hidup ini sangat berarti
Tak ingin ku berhenti bermimpi   

Hanya, percayalah bahwa segala yang gelap nantinya akan terang. Hanya, yakinlah bahwa akan sinar yang akan menyala di tengah kegelapan. Akan ada sinar yang akan menerangi di tengah keterpurukan. Akan ada sinar yang menemani ketika kamu merasa rapuh, rapuh oleh keadaan. Harapan. Hanya, percayalah bahwa harapan itu pasti ada. Percayalah, bahwa ada skenario terbaik yang telah ditulis Sang Pencipta. Janganlah putus asa, apalagi larut dalam keterpurukan. Percayalah, bahwa hidup ini sangat berarti jika kamu melihat sisi terbaiknya. Mengambil hikmah dari setiap kejadian yang menimpamu.

Selama tali harapan terikat di hati

Tak akan ku berhenti
Mengarungi deras hidup ini

Walau hidup hanya sementara
Ku takkan berhenti
Ku tak ingin berhenti bermimpi 


Percayalah, bahwa harapan itu ada, dan pasti selalu ada. Selama hatimu percaya, kamu tidak akan mungkin berhenti berharap. Selama hatimu percaya, kamu tidak akan tenggelam dalam mengarungi derasnya keadaan. Apalagi hidup ini hanya sementara, sangat rugi jika kamu lalui dengan terus mengeluh, terus meratapi keterpurukan, tanpa mau berlomba-lomba dalam kebaikan.  

Sinarkan menyala
Harapan pasti ada 


Walau terkadang keluhan itu terus ada. Walau terkadang berbagai pertanyaan itu mengusik pikiran. Dan bahkan terkadang kita terpuruk oleh keterpurukan. Segeralah bangkit dan percayalah sinar itu akan menyala di tengah kegelapan. Harapan itu pasti akan selalu datang di tengah keterpurukan kita, di tengah keluhan kita. 

***
Terinsipasi dari lagu Nyanyian Harapan-RAN

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. Widih ... muantap banget cara pembuatan kalimatnya dipadukan dengan lirik lagu :)

    ReplyDelete