Waktu yang Singkat untuk Mengitari Jogja Part 2

Tuesday, July 31, 2018

Hari ke #199

Sewaktu kuliah dulu--entah mata kuliah apa--pernah dijelaskan tentang perbedaan kemampuan inteligensi perempuan dan laki-laki. Katanya, kebanyakan perempuan cenderung memiliki kemampuan verbal yang lebih baik dibanding laki-laki. Tidak heran jika kebanyakan perempuan cerewet karena jumlah kata yang dikeluarkan pun jauh lebih banyak dibanding laki-laki. Kalau kata Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah kajian, se-pendiam-nya seorang perempuan, pasti akan cerewet juga kalau bertemu teman dekatnya. Sementara laki-laki, kebanyakan cenderung memiliki kemampuan spasial yang jauh lebih baik dibanding perempuan. Itu kenapa kebanyakan laki-laki lebih mudah membaca peta dibanding perempuan.

Dan Sabtu dan Minggu kemarin, saat door to door ke rumah kawan, aku dan adik mengandalkan Google Maps. Berbekal Google Maps dan alamat yang diberikan kawan tersebut kami mengitari Jogja. Berlagak navigator, aku menunjukkan arah kepada adikku sesuai dengan apa yang kupahami dari maps tersebut. Ternyata tidak segampang yang kupikir. Terlebih ketika berkunjung ke rumah murabbiku. Kupikir akan terasa mudah menunjukkan arah--sesuai maps yang diberikan murabbiku--karena aku pernah berkunjung ke sana. Ternyata melewati jalan yang berbeda membuatku kelimpungan. Mendekati titik tujuan, kami malah terasa semakin menjauhinya, bahkan hingga masuk ke kebun orang yang tidak ada jalan lagi setelahnya. Sepertinya karena aku yang salah memahami peta. Buktinya ketika adikku yang melihat--meski sempat sekali salah masuk gang--kami pun bisa tiba di rumah murobbiku. Selain itu, ketika beranjak ke tempat lain, adikku hanya sekali melihat peta, kami langsung tiba di tempat tujuan.

Seketika aku merasa takjub dan memang benar jika kebanyakn laki-laki lebih baik dalam kemampuan spasial dibanding laki-laki. Jadi lebih mudah untuk membaca peta. Meski begitu tidak semua perempuan tidak bisa membaca peta. Terutama para perempuan yang mengendarai kendaraannya ke tempat yang jaraknya berpuluh hingga beratus kilometer.

#jurnal365 #riasrise #199of365

No comments:

Powered by Blogger.