Mengingat dan Mempersiapkan Bekal untuk Kematian Part 2

Tuesday, July 31, 2018
]

Hari ke #203

Di sela bersih-bersih kuburan tadi, tiba-tiba terlintas pikiran. Bahwa ada yang lebih penting dari "sekadar" membersihkan kuburan--sanak saudara yang sudah meninggal--hingga bersih dari daun-daun kering dan rumput liar, yaitu mendoakan. Meski sebenarnya tidak perlu harus ke kuburan jika ingin mendoakan sanak saudara. Sebab bisa kita menyelipkan dalam doa yang kita ucap usai salat. Namun, mungkin jika kita tidak berziarah, kita lupa untuk mendoakan mereka.

Ketika berziarah ke pemakaman pun, sejatinya mengingatkan kita akan kematian. Sebab pemakaman adalah tempat terbaik untuk mengingat kematian. Untuk mengingat bahwa seenak apapun hidup kita, kita akan "menyatu dengan tanah", kembali kepada-Nya. Sebab kita tidak tahu kapan kematian itu akan datang. Namun, kita dapat mempersiapkannya dengan terus dan semakin melakukan amal kebaikan serta menjauhi larangan-Nya. Seperti halnya ketika kita memiliki acara penting, kita pasti mempersiapkan segala hal dari jauh-jauh hari agar acara tersebut berjalan lancar. Begitupun dengan kematian yang senantiasa mengintai kita. Harus dipersiapkan setiap hari. Memperbaiki diri, memperbaiki amal yang kita lakukan.
#jurnal365 #riasrise #203of365

No comments:

Powered by Blogger.