Tentang Keluarga Cemara



Aku masih ingat percakapan dengan seorang teman di organisasi yang sama denganku awal tahun lalu. Saat itu, aku meminta bantuannya untuk mengantarku mengambil barang di kosnya temanku. Aku ingat sekali, di tengah perjalanan, tiba-tiba dia menanyakan hal itu. 

"Kamu mau masuk medianya Fosda nggak Yas?"

Aku mengerutkan kening. "Fosda Mardliyyah?"

"Iya, gimana?" katanya. 

"Emang medianya gimana?" Lalu dia menceritakan sekilas tentang medianya Fosda (Forum Studi dan Dakwah) Mardliyyah. Aku mendengarkannya dengan takzim walau suaranya beberapa kali terdengar samar, kalah oleh suara angin dan desing mesin kendaraan yang lewat. 

"Intinya, medianya mau bikin majalah gitu Yas. Gimana?" Aku terdiam, sejenak berpikir. Lalu aku menganggukkan kepala. "Aku mau De."

"Serius?" Suaranya terdengar meragukan jawabanku. 

"Iya, serius," ulangku lagi.

Setelah 'penawaran' itu, aku belum mendapat kabar apapun. Sempat terpikir olehku kalau aku tidak jadi direkrut menjadi anggota medianya Fosda. Hingga pesan itu pun datang. Menanyakan hal yang sama dengan yang ditawarkan oleh temanku. Setelah mendapat kepastian bahwa aku tetap ingin bergabung, mba Mufidah--orang yang mengirimiku pesan WA, orang yang kuduga seangkatan denganku--kembali mengirimiku pesan balasan. Sekilas mengenai Media Fosda yang bernama Fajr Studio, lalu dia memintaku untuk memilih satu dari lima bidang yang ada. Memilih antara Literasi, Desain Grafis, Videografi, Kaderisasi, atau Sosial Media. Di antara lima bidang itu, aku lemah di desain, di videografi pun perlu banyak belajar. Lalu aku kebingungan antara Literasi dan Sosial Media. Namun, pada akhirnya aku memilih Literasi karena aku suka menulis. 

Beberapa saat kemudian aku dimasukkan ke dalam sebuah grup WA bernama 'Keluarga Cemara'. Aku merasa tergelitik saat membaca namanya. Keluarga Cemara? Jadi ingat sinetron zaman SD. Lalu aku memperkenalkan diri dengan format yang sudah ada. Kayaknya orang-orangnya seru-seru nih, pikirku saat itu. 

Pada pertemuan pertama, aku bertemu langsung dengan beberapa anggota Keluarga Cemara. Pada pertemuan itu juga, kami dijelaskan lebih rinci tentang Fajr Studio yang awalnya satu struktur dengan Fosda, tetapi tahun ini menjadi BSO. Pun dengan sekilas program kerja masing-masing bidang. Dan semakin ke sini, setelah open recruitment selesai, Keluarga Cemara semakin bertambah anggotanya. Semakin ramai. Begitupun dengan Literasi. Semoga antusiasme ini bukan hanya terjadi di awal perekrutan. Semoga dapat berdakwah dan (semakin) memakmurkan Masjid Mardliyyah melalui dunia media, seperti tujuan dibentuknya Fajr Studio. Keep hamasah wa istiqomah

Dan semoga dapat menjadi pengingat untuk diri sendiri juga. 'Mendakwahi' diri agar terus menjadi pribadi yang (lebih) baik. 

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. wah anak psikolog UGM, saya alumni UGM juga mbak..tapi di MIPA dulu, salam kenal ya, as blogger sesama kampus biru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh, angkatan berapa mas? hehe. Salam kenal juga :D

      Delete