Tiga Bulan Tarbiyah

Friday, January 12, 2024



Di kelas siroh pagi tadi, Abatinya Umar membahas tentang tiga bulan tarbiyah. Sebelum memasuki inti materinya, Abatinya Umar mengingatkan kami tentang empat bulan haram, yaitu Muharram, Rajab, Dzulqo'dah, dan Dzulhijjah. Kenapa disebut bulan haram? Karena pada bulan itu, ada dua hal yang dilarang dilakukan, yaitu berbuat dosa dan menumpahkan darah.


Kalau kita melakukan dua hal itu, maka dosanya akan dilipatgandakan. Namun, kalau kita perbanyak melakukan amal kebaikan, maka pahala kita akan dilipatgandakan. Maka, pada bulan-bulan haram itu, tidak pernah terjadi peperangan.


Uniknya lagi tentang bulan haram, terutama bulan Dzulqo'dah, Dzulhijjah, dan  Muharram ini berurutan waktunya, seperti November-Desember-Januari. Sementara bulan Rajab itu, terpisah sendiri, tidak berurutan dengan tiga bulan haram lainnya. Kenapa demikian? Karena bulan Rajab itu diistilahkan oleh para ulama sebagai bulan tarbiyah/pendidikan. Selain Rajab, bulan Sya'ban dan Ramadan juga diistilahkan sebagai bulan tarbiyah.


Kata Abatinya Umar, ada tiga poin penting di bulan Rajab, yaitu latihan menahan diri untuk menzalimi diri sendiri, latihan menahan diri untuk menzalimi orang lain, dan memotivasi untuk perbanyak melakukan amal shalih karena pahalanya akan dilipatgandakan. Sementara bulan Sya'ban itu bulan di antara Rajab dan Ramadan. Bulan Sya'ban ini sering dilalaikan manusia karena dianggap bulan yang biasa saja. Padahal, pada bulan ini amalan yang kita kerjakan akan dinaikkan kepada Allah. Bahkan bulan Sya'ban ini menjadi bulan terbanyaknya Rasulullah berpuasa--selain bulan Ramadan.


Pada bulan Sya'ban ini ada satu malam yang istimewa, yaitu nifsu sya'ban. Saat itu Allah akan menurunkan rahmatNya ke bumi dan mengampuni segala dosa manusia, kecuali dosa syirik dan yang hatinya menyimpan kebencian. Maka, pada bulan Sya'ban ini kita dianjurkan untuk bertoba kepada Allah dan meminta maaf kepada sesama manusia. Maka, semangat Sya'ban itu semangat untuk berpuasa, bertobat, dan meminta maaf.


Semoga kita bisa memanfaatkan tiga bulan tarbiyah ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga saat idulfitri nanti kita benar-benar menjadi orang yang bertakwa.

No comments:

Powered by Blogger.