Putih-Kelabu

Aku menyukai langit, mungkin karena warnanya yang biru
Aku suka sekali menatap langit
Melihat gumpalan awan yang terkadang putih, terkadang kelabu
Berarak entah ke mana
Aku ingin berada di awan, gumamku tiap kali menatap langit
Melihat awan

Terkadang aku merasa hatiku bagaikan awan
Putih-kelabu
Secara bergantian menjadi awan putih dan awan kelabu
Atau putih-kelabu secara bersamaan
Detik pertama hatiku bagai awan putih
Cerah, terang benderang, dan begitu indah dipandang
Detik berikutnya hatiku bagai awan kelabu
Mendung, tinggal menunggu waktu bulir-bulir air akan keluar dari awan kelabu
Membasahi bumi
Membasahi hatiku yang sedang kelabu
Dan semakin menderas
Bahkan pernah hatiku bagai awan putih dan awan kelabu secara bersamaan
Bersisian
Di saat sisi aku merasa senang akan sesuatu
Di sisi lain aku merasa sedih karena sesuatu hal
Secara bersamaan
Bersisian
Tinggal menunggu waktu hingga air mata ini tumpah-ruah
Tak tertahankan
Dan semakin menderas
Dan aku pun mengutuki diri
Dasar cengeng!

Share this:

0 comments:

Post a Comment