Setahun Lalu dan Hari Ini

Saturday, October 05, 2019


Setahun lalu, di tanggal yang sama dengan hari ini, saat sore hari kami sedang mengantre di ruang poliklinik kandungan. Berdebar menunggu nomor antrean terpanggil. Berdebar menanti hasil USG.

Setahun lalu, di tanggal yang sama dengan hari ini, hasil USG memperlihatkan "wujudmu". Saat itu, kamu masih berbentuk kantung rahim. Belum terlihat bentuk dan organ tubuhmu. Apalagi ruhmu.  Namun, "melihatmu" membuat kami merasa begitu bahagia. Membuat kami--terutama aku--bertekad untuk menjagamu selama dalam alam rahim hingga nantinya kita dapat berkumpul di alam dunia ini.

Setahun lalu, di tanggal yang sama dengan hari ini hingga 40 pekan, kami hanya dapat mendengar degup jantungmu melalui fetal doppler. Hanya dapat merasakan gerak tangan dan kaki dari dalam perut. Hanya dapat melihat perkembanganmu melalui USG. Selama 40 pekan itulah, ketakjubanku akan kuasa-Nya sebagai Sang Maha Pencipta semakin bertambah.

Sekarang, selang setahun setelahnya, kamu sudah berada di tengah-tengah kami. Meramaikan kontrakan. Mewarnai kehidupan. Pun menambah kebersyukuran. Terlebih ketika aku menatap wajahmu yang begitu menggemaskan. Perkembanganmu yang kian terlihat.

Setiap menatap wajahmu, yang terlintas adalah perjuangan. Setiap menatap dirimu, yang terlintas adalah amanah. Setiap mendengar ocehanmu, yang terlintas adalah kebahagiaan. Setiap melihat senyummu, yang terlintas adalah sebuah harapan yang besar. Setiap melihat perkembanganmu, yang terlintas adalah kebersyukuran. Meski, setan tidak pernah bosan untuk membisik kesesatan. Setelahnya, kutahu kalau aku harus mengencangkan istighfar dan doa untuk dikuatkan. Berharap agar Allah memudahkan kami menjadi wasilah-Nya untuk mendidikmu menjadi anak saleh.

No comments:

Powered by Blogger.