Terima Kasih


Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah memperpanjang usiaku menjadi 18. Usia yang sudah tidak bisa dianggap sebagai anak kecil lagi. Dan sekarang bukan saatnya untuk menyelesaikan masalah dengan air mata. Sekarang harus bisa menyelesaikan masalah dengan cara yang ‘dewasa’. Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah memberikan orang-orang yang begitu sayang kepadaku yang selalu mendoakanku. Terima kasih Tuhan, karena aku masih bisa menghirup udara di pagi, masih bisa rasakan panasnya sinar mentari, dan masih bisa melihat orang-orang yang kusayangi. Terima kasih juga buat orang-orang yang telah mendoakanku di hari ulang tahunku. Semoga kalian selalu dilimpahkan rezeki olehNYA. Dan semoga kita bisa sukses bareng-bareng :))
Terima kasih yang sangat amat untuk kedua orang tuaku. Maaf aku belum bisa menjadi anak yang dibanggakan oleh kalian. Maaf karena aku selalu menuntut banyak dan gak pernah mensyukuri apa yang telah kalian berikan. Tapi aku akan selalu berusaha buat menjadi anak yang berbakti. Aku sayang kalian :***.
Dan yang terakhir, terima kasih juga buat yang udah memberiku hadiah, semoga hadiahnya bermanfaat. Terutama hadiah darimu yang sangat beragam macamnya. Aku sangat terharu saat kamu bilang (di whatsapp) kalau kamu rela membelikan mouse yang sebenernya sangat kamu inginkan. Terima kasih sekali. Kamu memang sangat mengerti kalau aku sangat menyukai warna biru dan mengidolakan One Direction. Sekali lagi terima kasih. Entah berapa kali ‘terima kasih’ yang sudah aku ucapkan untukmu. Semoga kita bisa sama-sama diterima di UGM yaaa. Dan kalau memang Tuhan menggariskan kita untuk bersama, semoga kita dimudahkan jalannya untuk bersama lagi. Walaupun ‘Mencintai Tak Bisa Menunggu’ tapi aku selalu menunggumu. Terima kasih Tuhan karena Engkau telah menciptakannya untukku, di hidupku.

Share this:

0 comments:

Post a Comment