Untukmu, Si Lelaki Berbaju Batik

Tiba-tiba muncul gambar ini di dashboard tumblr.


Wah, setuju banget nih! Sering kali aku heran kenapa banyak orang mempermasalahkan dengan adanya status "jomblo". Seakan-akan pacaran adalah sebuah keharusan, dan jika tidak pacaran seperti tersingkir dari dunia ini. Seakan-akan yang tidak pacaran terlihat aneh dan seakan mengatakan mesakke tenan yo kowe, jomblo. Dalam hati aku menjawab lah, njuk ngopo e nek jomblo? Ono masalah? Ya, monggo kalau masih ingin menjalin hubungan dengan sang kekasih. Itu hak. Pacaran ya silakan, tidak pacaran ya alhamdulillah. Yang penting, saat waktunya telah tiba, aku bisa duduk di pelaminan, menanggalkan status jomblo. Dan menjadi teman hidupmu. IYA, KAMU. Entah kamu siapa, mungkin si lelaki berbaju batik itu, atau si lelaki berbaju batik yang lain. 
Oya, jomblo atau tidak pacaran juga bukan berarti sedang tidak merasakan cinta. Tapi mungkin dengan jalan yang berbeda. Dan perlu diketahui, untuk menjaga pandangan terhadap orang yang disukai itu sangat sulit. Walaupun sang gebetan berada nun jauh di sudut sana, tetap saja mata ini tak bisa berpaling untuk melihatnya. Mata ini selalu ingin melirik ke arahnya. Dan tentu saja hati ini selalu berdebar setiap kali berpapasan dengannya. Terlebih saat sang gebetan melempar senyum ke arahmu. Harus pasang "topeng" yang kuat agar tidak ketahuan kalau kita seneng banget. Pura-pura terlihat biasa saja walaupun hati ini tidak biasa. 
Untukmu, aku tidak tahu bagaimana rasanya kalau nanti kita tidak pernah berjumpa lagi. Semakin dipisahkan oleh jarak, terpisah oleh ruang, terpisah oleh fakultas. Doakan agar hati ini tidak membelah diri seperti amuba. Doakan agar hati ini tetap utuh, ada atau pun tidak ada kamu. Aku pun selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga kamu bahagia di jurusan barumu, entah di FK atau FT nanti. 
Ah, rasanya seperti sebentar lagi kamu akan pergi sungguhan dan aku tidak bisa melihamu lagi di kampus, terlebih di masjid kampus. Tes SBMPTN tinggal tiga hari lagi. Semoga kamu mendapat hasil yang terbaik. Jika yang terbaik memang di FK atau FT, semoga Allah mempermudah jalanmu untuk menjadi mahasiswa di KU, TI, TE. Sukses untukmu! Semangat yaa! :) 
Ingin sekali aku menyemangatimu secara langsung, tetapi aku sungguh pemalu. Aku tidak berani bilang ke kamu. Aku takut kamu akan menatapku heran jika tiba-tiba saja aku menghampirimu dan menyemangatimu. Karena kita tidak pernah bicara. Maaf karena aku hanya berani menyemangatimu dari blog. Ya, walau kutahu mungkin kamu tidak pernah membacanya. Tahu alamat blogku pun tidak. Memang lebih baik kamu tidak perlu semua posting-an yang kutulis tentangmu. Aku malu. Aku takut kamu merasa jijik. 
Ah, apa perlu aku mengadakan farewell party kalau kamu pergi dari "Rumah Kita Psikologi" ini? :"( 

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments:

  1. ceeeillleeee riasss..... bakal ada yg sedih nih.....

    ReplyDelete
  2. Wah, pasti kamu buka blogku begitu aku komen di blogmu ya? :p Ahhhh, aku gak mau sedih :""""(

    ReplyDelete