Lelaki Itu

Segitu mudahnya kah seorang lelaki 'masuk' kembali ke kehidupan perempuan, mendekatinya lagi seolah dia ingin perempuan itu kembali padanya. Kembali seperti dulu. Membuat perempuan menunggu hingga setahun lamanya? Lalu setelah setahun berlalu, tiba-tiba dia tidak memberi kabar lewat Whatsapp lagi, dan menghilang. Seolah dia tidak tahu jika ada perempuan itu, yang menunggunya dengan setia. Menunggu untuk kembali. Segitu mudahnya kah dia pergi lagi, menghilang lagi, tidak memberi kabar lagi, setelah setahun perempuan itu menunggunya? Tidakkah dia berpikir apa yang selama setahun ini perempuan itu rasakan, perempuan itu pikirkan, berapa air mata yang perempuan itu telah teteskan untuknya, berapa waktu yang telah perempuan habiskan hanya untuk memikirkannya. Sakit batin. Hanya bisa berharap dan berharap, mengharapkan sesuatu yang semu, yang ternyata hanya pepesan kosong. Dan, dia tidak pernah peka terhadap perasaan perempuan itu. Segitu mudahnya lelaki itu datang dan pergi. 

Share this:

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 comments: